Kamis, 11 Oktober 2012

Kehidupan yang mungkin hanya kebetulan part 2


 "aku tidak bisa menerima jika seseorang yang menyukaiku karena ada alasan,aku akan menerima seseorang jika apa biala orang itu di tanya mengapa kau menyukaiku dan menjawab aku tidak tau karena aku hanya mencintainya,dan aku tidak punya alasan mengapa aku mencintai mu" dan Alice bertanya "mengapa kau menginginkan seseorang yang menjawab pertanyaan seperti itu??"
Starsie tersenyum dan menjawab "____"
lanjuttt,,,

pada saat itu Starie pun menjawab"karena Ibuku pernah berkata jika ada orang yang menyukai kita tanpa ada alasan maka dia benar benar dengan kita,dan berarti dia menginginkan kita yang apa adanya bukan ada  apanya" Alice pun hanya terdiam dan berkata "oh jadi itu alasanmu,,,trus apa yang akan ku katakan pada Josep??" "kau bilang saja kalau aku masih belum bisa menerima karena ada alasan tertentu" Alice pun hanya pasarah apa yang di katakan oleh sahabatnya itu "oke lah kau itu maumu,,aku akan bilang nanti"
Bel sekolah pun berbunyi Starsi masih di dalam kelas dan ia masih harus mengerjakan tugas yang harus ia selesaikan,lain dengan Alice dia pun menemui Josep dan mengatakan apa yang dikatakan Starsie tadi..dan reaksi Josep pun kaget,kecewa,lemas,jadi semua dan ia pun berjalan ke arah kelas Starsie,,,
klekkk,,suara pitu terbuka dan Starsie spontan melihat siapa yang datang karena yang ada dalam kelas tersebut hanya ada di seorang,,
"Josep" sebut Starsie,,joseppun mendatangi Starsie dan ingin mengetahui alasan yang tepat mengapa Starie menolaknya,,,
"aku ingin penjelasan darimu "kata Josep,Starsie menjawab dengan nada yang datar"bukankah Alice sudah mengatakan padamu," "tapi alasan apa itu,kau percaya dengan perkataan orang tua mu??ha??" Starsie tersentak dan kaget dengan apa yang di katakan Josep kepadanya karena selama ini ia mengenal seorang Josep adalah orang yang tidak mau berkata kasar/membentak dengan orang lain,dan ia mulai berkata dengan lembut"dengan caramu berbicara seperti itu,apa aku akan baik baik saja jika menjadi pacarmu?aku memang mematuhi apa yang di katakan orang tua ku,karena hanya mereka lah yang aku percayai"Josep hanya diam dan mencerna apa yang di katakan oleh Starsie,,,
hening sejenak,sejak Starsie berkata seperti itu,,,
"baiklah jika alasanmu seperti itu aku bisa menerimanya,maaf jika aku tadi berkata kasar kepadamu,bolehkah aku memelukmu sekali ini sajah"Starsie menjawab dengan tersenyum dan merentangkan kedua tangannya,,segera itu Josep memeluknya dan dalam benak Josep berkata aku ingin berlamaan dengannya seperti ini,"Terimakasih"kata Josep dan melepaskan pelukkannya,,,"kau tidak pulang??"tanay Josep"tidak aku ada tugas aku selesaikan sebentar" "baiklah kalau gitu aku pulang dulu,Terimakasih"mereka bersalaman sebagai tanda prsahabatan...
di skipp ajah yahh..
Setelah Starsie sampai rumah ia merebahkan dirinya ke kasur,dan memejamkan sejenak matanya dan meresapi apa yang ada dalam hidupnya hari ini,,,,
totkk tokk tokk tokk "Starsie ayo turun makan dulu,ibu sudah menyiapakan makanan untukmu" "Baikbu"teriak Starsie dan ia pun beranjak dari tidurnya dan langsung ganti baju,,,
setelah sesampai di meja makan ia pun di tanyai oleh ibunya  "bagaimana hari ini apa ada hal yang membuatmu beda dari hal yang lain???" "Tidak bu hanya saja ada seorang yang menyatakan cinta padaku tapi dia punya alasan mengapa dia menjadikan aku pacarnya,yasudah aku tolak saja" ibunaya pun mengerutkan alisnya dan bertanay"mengapa??" "bukankah ibu pernah berkata bahwa jika ada orang yang mencintai kita tanpa ada alasan maka berarti dia sungguh dungguh dengan kita!!!" jawab Starsie dengan nada mengunyah  makananya yang belum habis di mulutnya,,,, ibunya tersenyum melihat anak perempuan satu itu "bukan berti orang yang memiliki alasan dia tidak sungguh sungguh dengan kita" "biarkanlah bu,lagian dia juga menerimaku sebagai sahabatnya kok" jelas Starsie kedaada ibunya.ibunya pun tersenyum :D
“yasudah setelah ini istirahat lah,nanti ikut ibu ke suatu tempat denagn ayahmu nanti” suruh ibu Starsie,”memang mau kemana??” tanya Starsie,,,,ibunya hanya tersenyum dan pergi kebelakang untuk mencuci piring, Starsie hanya me ngerutkan alisnya dan bertanya di benaknya nanti ia akan di bawa kemana sama orang tuanya,,
Malam pun tiba,,
sosok cantik yang sedang berdandan di meja riasnya pun berfikir malam ini ia akan bertemu dengan siapa??
“Starsie cept turun ayahmu sudah menunggu” suara seorang parubaya pun terdengar oleh Starsie “Baik bu sebentar lagi” teriakan suara kecil dari kamar Starsie,,
setelah Starsie turun ibunya pun tersenyum”cantik sekali putri ibu ini”
“ya iyahlah jelas anak siapa” goda sang perempuan itu,
skip crita ajah yah,,
setelah tiba di Restaurant Starsie bersama kedua orang tuanya pun duduk di tempat yang sudah di sediakan,Starsie heran mengapa kok Ayah dan Ibunya tidak langsung memesan makanan,lalu Starsie angkat bicara “sedang menunggu siapa kok ayah dan ibu tidak memesan makan??” Ayah dan ibunya tersenyum dan Ayahnya menjawab untuk mewakili ibu Starsie “Ayah dan ibu sedang menggu teman ayah,dan teman ayah ingin bertemu dengan mu nak”
Starsie hanya mengangguk tanda ia mengerti,setelah menunngu beberapa menit seseorang yang di tunngu Ayahnya itu tiba dan Ayah Starsie pun berdiri menyambut tamunya itu Starsie pun sontak menoleh ke arah di mana ayahnya memandang dan iya pun kaget dan membulatkan matanya yang lebar itu karena di sebelah dua orang yang paru baya itu adalah,,,,,

Entah siapa ???apakah mantanya dulu,apakah orang  yang ia cintai selama ini?atau mungkin orang yang baru kenal??entahlah lanjut besokk ajah yah klo ada waktu untuk  ngelanjutin hheh :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar