MODUL I PANTANG MENYERAH DAN ULET
1.Jiwa Kepemimpinan
Dalam kamus orang
sikses tidak ada kata istilah malas atau mudah menyerah.tidak ada orang yang
meraih kesuksesan tanpa ada hambatan atau rintangan.jika gagal dia tidak akan
mudah menyerah atau putus asa.selain memiliki sikap pantang menyerah dan ulet
seorang wirausaha juga memiliki sikap kepemimpinan.
Tidak di pungkiri jwa kepemimpinanmerupakan bakat sejak lahir,namun jiwa kepempinin juga dapat di bentuk.jiwa kepemimpinan dapat di bentuk dari dukungan-dukungan baik luar maupin dalam.Tiap manusia yang lahir didunia memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin.
Tidak di pungkiri jwa kepemimpinanmerupakan bakat sejak lahir,namun jiwa kepempinin juga dapat di bentuk.jiwa kepemimpinan dapat di bentuk dari dukungan-dukungan baik luar maupin dalam.Tiap manusia yang lahir didunia memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin.
a.Ciri-ciri wirausaha yang merjiwa pemimpin antara
lain:
1.Terus belajar
2.Berorientasi untuk melayani orang lain
3.Memancarkan energi positif
4.Mempercayai orang lain
5.Hidup seimbang
6.Melohat hidup sebagai seebuh petualangan
7.Sinergistik
1.Terus belajar
2.Berorientasi untuk melayani orang lain
3.Memancarkan energi positif
4.Mempercayai orang lain
5.Hidup seimbang
6.Melohat hidup sebagai seebuh petualangan
7.Sinergistik
b.Fungsi dan tanggung jawab pemimpin
1.Sbagai pelaksana(executive)
2.Sebagai perencana(planer)
3.Sebagai seorang ahli(expert)
4.Mewakili kelompok dalam tindakannya keluar(external group represantative)
5.Mengawasi hubungan antar anggota kelompok(controller of internal relationship)
6.Bertindak sebagai wasit dan penengah(arbitrator and mediator)
7.Merupakan lambang dari kelompok(symbol of the group)
8.Sebagai pencipta atau memiliki cata-cita(idiologis)
9.Bertindak sebagai seorang ayah(father figure)
10.Merupakan bagian dari kelompok(exemplar)
1.Sbagai pelaksana(executive)
2.Sebagai perencana(planer)
3.Sebagai seorang ahli(expert)
4.Mewakili kelompok dalam tindakannya keluar(external group represantative)
5.Mengawasi hubungan antar anggota kelompok(controller of internal relationship)
6.Bertindak sebagai wasit dan penengah(arbitrator and mediator)
7.Merupakan lambang dari kelompok(symbol of the group)
8.Sebagai pencipta atau memiliki cata-cita(idiologis)
9.Bertindak sebagai seorang ayah(father figure)
10.Merupakan bagian dari kelompok(exemplar)
2.Manajemen
Manajemen
diambil dari kata bahasa inggrisyaitu”manage”yang berarti
mengurus,mengolah,mengendalikan mengusahakan,dan memimpin.ada beberapa fungsi
dari manajemen diantara sebagai berikut:
1.Planing
berbagai batasan tentang planing dari yang sngat sederhana sampai
dengan yang sampai rumit
2. Organizing
Organizing (organisasi) adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara
yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran
3. Leading
a) mengambil keputusan
b) mengadakan komunikasi
c) memberi semangat dan inspirasi
d) memilih orang – orang yang menjadi karyawan
4. Directing (commanding)
Directing adalah fungsi manajement yang berhubungan dengan usaha memberi
bimbingan, saran, perintah – perintah atau instruksi kepada karyawan
5. Motivating
Motivating merupakan salah satu fungsi manajement berupa pemberian inspirasi
semangat dan dorongan kepada karyawan.
6. Coordinating
Coordinating merupakan salah satu fungsi manajement untuk melakukan berbagi
kegiatan agar tidak terjadi kekacauan.
7. Contolling
Controlling atau pengawasan adalah salah satu fungsi manajement yang berupa
mengadakan penilaian bila perlu mengadakan koreksi.
8. Reporting
Reporting adalah salah satu fungsi manajement berupa penyampaian perkembangan
atau hasil kegiatan.
9. Staffing
Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia
pada suatu organisasi.
10.Forecasting
Forecasting adalah meramalkan memproyeksikan terhadap berbagai kemungkinan
yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan.
berbagai batasan tentang planing dari yang sngat sederhana sampai
dengan yang sampai rumit
2. Organizing
Organizing (organisasi) adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara
yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran
3. Leading
a) mengambil keputusan
b) mengadakan komunikasi
c) memberi semangat dan inspirasi
d) memilih orang – orang yang menjadi karyawan
4. Directing (commanding)
Directing adalah fungsi manajement yang berhubungan dengan usaha memberi
bimbingan, saran, perintah – perintah atau instruksi kepada karyawan
5. Motivating
Motivating merupakan salah satu fungsi manajement berupa pemberian inspirasi
semangat dan dorongan kepada karyawan.
6. Coordinating
Coordinating merupakan salah satu fungsi manajement untuk melakukan berbagi
kegiatan agar tidak terjadi kekacauan.
7. Contolling
Controlling atau pengawasan adalah salah satu fungsi manajement yang berupa
mengadakan penilaian bila perlu mengadakan koreksi.
8. Reporting
Reporting adalah salah satu fungsi manajement berupa penyampaian perkembangan
atau hasil kegiatan.
9. Staffing
Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia
pada suatu organisasi.
10.Forecasting
Forecasting adalah meramalkan memproyeksikan terhadap berbagai kemungkinan
yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan.
3.
Sikap Pantang Menyerah dan Ulet
a. Pengertian pantang menyerah
Yang dimaksud pantang menyerah adalah suatu sikap yang tahan terhadap segala hambatan.
b. Pengertian hakikat pantang menyerah
Sikap pantang menyerah dan ulet merupakan perjuangan wirausaha yang tangguh penuh semangat, tidak putus asa, dan tidak menyerah.
c. Pengertian ulet
Seorang wirausaha dikatakan ulet jika mempunyai kepribadian yang tangguh, kuat, tidak mudah putus asa, serta mempunyai cita – cita yang tinggi demi kemajuan usahanya.
d. Kepemimpinan dalam kerja pantang menyerah dan ulet
Pada umumnya kegagalan dalam mengolah kegiatan usaha disebabkan oleh faktor kepemimpinan yang tidak efektif, seperti ketidakmampuan seorang wirausaha dalam memimpin perusahaan dan para karyawannya serta kelemahan dalam hal kerja sama.
e. Karakteristik sikap pantang menyerah dan ulet
Karakteristik seorang wirausaha yang baik dalam berwirausaha adalah perjuangan yang menunjukkan sikap pantang menyerah, ulet, pekerja keras, dan optimis dalam mengelola kegiatan usahanya.
a. Pengertian pantang menyerah
Yang dimaksud pantang menyerah adalah suatu sikap yang tahan terhadap segala hambatan.
b. Pengertian hakikat pantang menyerah
Sikap pantang menyerah dan ulet merupakan perjuangan wirausaha yang tangguh penuh semangat, tidak putus asa, dan tidak menyerah.
c. Pengertian ulet
Seorang wirausaha dikatakan ulet jika mempunyai kepribadian yang tangguh, kuat, tidak mudah putus asa, serta mempunyai cita – cita yang tinggi demi kemajuan usahanya.
d. Kepemimpinan dalam kerja pantang menyerah dan ulet
Pada umumnya kegagalan dalam mengolah kegiatan usaha disebabkan oleh faktor kepemimpinan yang tidak efektif, seperti ketidakmampuan seorang wirausaha dalam memimpin perusahaan dan para karyawannya serta kelemahan dalam hal kerja sama.
e. Karakteristik sikap pantang menyerah dan ulet
Karakteristik seorang wirausaha yang baik dalam berwirausaha adalah perjuangan yang menunjukkan sikap pantang menyerah, ulet, pekerja keras, dan optimis dalam mengelola kegiatan usahanya.
MODUL 2
MENGELOLA KONFLIK
* Konflik adalah pertentangan yang terjadi baik dengan diri sendiri dan orang lain
* Penyebab diri sendiri/intrapersonal:
-Tidak pede
-Latar belakang pendidikan
-Pola asuh orang tua
-Masalah kegiatan
* Penyebab dari orang lain/interpersonal:
-Penyebab tujuan,visi dan misi
-Ketergantungan pekerjaan
-Perbedaan kepribadian
-Perbedaan cara pandang/tujuan
-Persaingan
-Kegagalan komunikasi
-Diskriminasi
- Kurang kerja sama
* Tipe atau jenis konflik:
1.Konflik intra personal/diri sendiri
2.Konflik inter personal/individu dengan individu lain
3.Konflik induvidu dengan kelompok
4.Konflik antar kelompok
* Dampak positif konflik:
1.Timbulnya kebersamaan
2.Dapat menyelesaikan masalah
3.Meningkatnya solidaritas
4.Intropeksi diri
5.Memunculkan inovasi
6.Menimbulkan kerja sama
7.Munculnya pemimpin dari kelompok yang berkonflik
* Cara menemukan konflik:
1.Dengan cara opservasi
2.Dengan kotak saran
3.Politik pintu terbuka
4. Mengangkat ombudman (orang yang ditunjuk untuk menyelesaikan masalah)
*Dampak negatif konflik:
1.Permusuhan
2.Peperangan
3.Menimbulkan perubahan kepribadian
4.Hilangnya harta bend adan nyawa
* Konflik adalah pertentangan yang terjadi baik dengan diri sendiri dan orang lain
* Penyebab diri sendiri/intrapersonal:
-Tidak pede
-Latar belakang pendidikan
-Pola asuh orang tua
-Masalah kegiatan
* Penyebab dari orang lain/interpersonal:
-Penyebab tujuan,visi dan misi
-Ketergantungan pekerjaan
-Perbedaan kepribadian
-Perbedaan cara pandang/tujuan
-Persaingan
-Kegagalan komunikasi
-Diskriminasi
- Kurang kerja sama
* Tipe atau jenis konflik:
1.Konflik intra personal/diri sendiri
2.Konflik inter personal/individu dengan individu lain
3.Konflik induvidu dengan kelompok
4.Konflik antar kelompok
* Dampak positif konflik:
1.Timbulnya kebersamaan
2.Dapat menyelesaikan masalah
3.Meningkatnya solidaritas
4.Intropeksi diri
5.Memunculkan inovasi
6.Menimbulkan kerja sama
7.Munculnya pemimpin dari kelompok yang berkonflik
* Cara menemukan konflik:
1.Dengan cara opservasi
2.Dengan kotak saran
3.Politik pintu terbuka
4. Mengangkat ombudman (orang yang ditunjuk untuk menyelesaikan masalah)
*Dampak negatif konflik:
1.Permusuhan
2.Peperangan
3.Menimbulkan perubahan kepribadian
4.Hilangnya harta bend adan nyawa
MODIL
III MEMBANGIN VISI MISI USAHA
*Visi adalah angan-angan atau imajinasi seseorang
tentang usaha atau bisnis mereka suatu saat nanti visi biasanya membicarakan
tentang :
1.Tolak ukur arah pertumbuhan bisnis
2.Sosok kalian dimasa yang akan datang
3.Bebtuk usaha dan seberapa besar
4.Cita-cita masa depan
5.Alasan memasuki usaha di bidang tersebut
6.Imajinasi mengenai posisi usaha dan kemana bisnis akan di bawa
1.Tolak ukur arah pertumbuhan bisnis
2.Sosok kalian dimasa yang akan datang
3.Bebtuk usaha dan seberapa besar
4.Cita-cita masa depan
5.Alasan memasuki usaha di bidang tersebut
6.Imajinasi mengenai posisi usaha dan kemana bisnis akan di bawa
*Visi yang baik:
1.Sederhana atau simple → mudah dimengerti,dipahami
2.Terukur →measurable→sesuai dengan kemampuan
3.Terjangkau atau reacable
4.Beralasan atau raesunable
5.Ambius atau keinginan mencapai
6.Periode waktu atau target(time frame)
7.Bersifat strategis
8.Adanya kejelasan antara keadaan saat ini ke masa yang akan datang
9.Harus komunikatif
*Misi adalah
usaha,pemikiran,dan langkah-langkah untuk mewujudkan visi1.Sederhana atau simple → mudah dimengerti,dipahami
2.Terukur →measurable→sesuai dengan kemampuan
3.Terjangkau atau reacable
4.Beralasan atau raesunable
5.Ambius atau keinginan mencapai
6.Periode waktu atau target(time frame)
7.Bersifat strategis
8.Adanya kejelasan antara keadaan saat ini ke masa yang akan datang
9.Harus komunikatif
Misi yang efektif:
1.Harus ringkas dan jelas(untuk di pahami dan gampang di ingat)
2.Unik(harus berbeda dengan yang lain)
3.Fleksible(sesuai dengan perkembangan jaman)
4.Dapat dijadikan pegangan kerja,arah,kebijakan perusahaan
5.Mencerminkan budaya perusahaan(misi harus mencerminkan unsur pembentuk etos kerja,motifasi dan semangat kerja)
6.Memberi inspirasi (ide-ide baru bagi siapa saja yang berasa dalam organisasi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar